Pahami Perbedaan Antara Omzet & Profit Sebelum Mulai Bisnis

Pahami Perbedaan Antara Omzet & Profit Sebelum Mulai Bisnis

Pahami Perbedaan Antara Omzet & Profit Sebelum Mulai Bisnis – Dalam kehidupan sehari-hari kita semua pasti sering mendengar istilah bisnis. Tak jarang anak muda saat ini banyak yang ingin menjadi pebisnis atau barang kali sudah menekuni dunia bisnis. Meskipun istilah bisnis kerap kali terdengar di mana-mana, namun tak sedikit dari kita yang ternyata masih belum mengerti pengertian bisnis secara baik dan benar.

Jika kamu termasuk orang yang memiliki keinginan terjun dalam dunia bisnis ada baiknya lebih dulu mempelajari apa sebenarnya yang dimaksud bisnis. Hal ini agar paling tidak kamu memiliki gambaran dasarnya terlebih dulu sebelum lebih jauh mempraktikkannya.

Sebuah bisnis dibuat untuk mendapatkan keuntungan. Keuntungan dalam bisnis pun biasanya terbagi menjadi Deposit IDN Poker77 dua jenis, yakni omzet dan profit. Banyak yang kemudian menganggap bahwa omzet dan profit adalah dua hal yang sama. Namun, pada dasarnya kedua jenis keuntungan tersebut memiliki perbedaan, baik dari segi definisi dan tipe bisnisnya.

1. Pengertian omzet

Omzet : Memahami Pengertian Omzet dan Cara Menghitungnya -

Perbedaan pertama dari omzet dan profit dapat diketahui dari definisinya. Secara pengertian, omzet diartikan sebagai jumlah uang yang diperoleh dari hasil penjualan barang atau dagangan tertentu selama suatu masa jual.

Omzet diperoleh ketika pemasukan bisnis kamu belum dikurangi harga pokok penjualan (HPP) dan biaya-biaya seperti listrik, air, gaji, perlengkapan dan lain sebagainya. Secara singkat, omzet dapat dikatakan sebagai laba kotor atau pendapatan kotor yang dihasilkan oleh bisnis atau usaha kamu.

Dalam menghitung omzet, kamu cukup mengalikan harga dan jumlah produk yang kamu jual. Hasil dari pengalian tersebut adalah omzet yang bisnis kamu dapatkan.

2. Pengertian profit

Let The Profit Runs dalam Value Investing - Rivan Kurniawan

Jika omzet diartikan sebagai laba kotor atau pendapatan kotor, maka profit adalah sebaliknya. Profit merupakan pendapatan bersih dari bisnis kamu yang jumlah uangnya diperoleh setelah dikurangi HPP dan biaya lainnya.

Rumus penghitungan profit pun agak lebih rumit ketimbang omzet. Dalam penghitungan profit, kamu perlu mengurangi hasil penjualan produk kamu dalam satu waktu kemudian dikurangi retur penjualan.

Dari pengurangan itu, kamu akan mendapatkan nominal penjualan bersih yang selanjutnya mesti dikurangi HPP dan hasilnya nanti merupakan laba kotor.

Laba kotor tersebut masih harus dikurangi beban usaha untuk menghasilkan laba sebelum pajak. Kemudian, laba bersih alias profit baru bisa kamu dapatkan ketika laba sebelum pajak sudah kamu kurangi dengan pembayaran pajak.

3. Tipe bisnis yang tepat untuk mengejar omzet atau profit
Apa Sih Perbedaan Omset Dan Profit? Berikut Penjelasannya

Perbedaan antara omzet dan profit berikutnya bisa kamu temukan dengan menentukan tipe bisnis yang dijalankan. Omzet biasanya bisa kamu peroleh dengan menjalankan bisnis yang memiliki produk dengan perputaran persediaan cepat.

Produk bisnis yang fokus mengejar omzet mesti memiliki tanggal kedaluwarsa yang cepat sehingga penjualan dilakukan dengan cepat, sebab jika tidak maka rugi yang akan didapatkan. Sementara itu, jika kamu ingin meraih profit yang besar, maka kamu perlu menjalankan tipe bisnis dengan produk pasar ritel.

Selain itu, kamu juga dapat memilih menjual produk yang tidak memiliki tanggal kedaluwarsa. Namun, yang mesti kamu perhatikan adalah perolehan profit yang besar biasanya membuat pelaku usaha memilih bisnis dengan orientasi jangka pendek. Dengan demikian, persaingan yang terjadi di pasar akan semakin ketat sehingga kamu perlu bekerja dengan giat agar mendapatkan profit yang besar.

Selain sebagai pengetahuan, mempelajari pengertian-pengertian dasar mengenai bisnis dari berbagai ahli akan membuatmu lebih siap dan mantap dalam menjalankan bisnis. Terlebih jika kamu memahami tujuan dan jenis-jenis bisnis.