Inilah Tips Memulai Bisnis Startup Saat Tingginya Persaingan

Inilah Tips Memulai Bisnis Startup Saat Tingginya Persaingan

Inilah Tips Memulai Bisnis Startup Saat Tingginya Persaingan – Perusahaan rintisan adalah istilah yang merujuk pada semua perusahaan yang belum lama beroperasi. Perusahaan-perusahaan ini sebagian besar merupakan perusahaan yang baru didirikan dan berada dalam fase pengembangan dan penelitian untuk menemukan pasar yang tepat pada ranah tehnologi tentunya.

Sebuah startup yang dikenal sebagai platform untuk para pengrajin lokal, Qlapa gulung tikar. PT. Qlapa Kreasi Bangsa telah mengumumkan penutupan layanan, sejak pada halaman resmi media sosial-nya.

Tutupnya Qlapa yang pernah dinobatkan sebagai startup unik terbaik, membuat sejumlah pihak bertanya-tanya soal kelangsungan bisnis model  startup yang dinilai sangat berkembang lima tahun ke belakang.

1. Tentukan pangsa pasar yang dituju
Jangan Takut Bangkrut, Ini Tips Memulai Bisnis Startup

Untuk memulai sebuah bisnis, tentu ada model canvas bussiness yang harus dibuat. Salah satunya adalah, memikirkan pangsa pasar yang akan dituju.

“Menentukan pangsa pasar itu perlu, supaya kita tau mana yang membutuhkan dan mana yang tidak,” papar Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, Ari Kuncoro.

2. Perhatikan desain yang dijual
Jangan Takut Bangkrut, Ini Tips Memulai Bisnis Startup

Tidak hanya memerhatikan pangsa pasar, namun desain yang diberikan kepada khalayak juga harus dipikirkan.

“Contohnya seperti kayu jati yang di cat gelap di tawarkan ke market asing, ya mereka tidak mau karena tidak cocok. Beda dengan ditawarkan ke orang Indonesia,” ujar Ari pada IDN Times, saat dihubungi pada Rabu (6/3).

3. Bergabung bersama perusahaan yang sudah besar
Jangan Takut Bangkrut, Ini Tips Memulai Bisnis Startup

Salah satu langkah awal untuk membangun bisnis startup, menurutnya adalah, bergabung bersama perusahaan bisnis yang sudah besar. Ari kembali mencontohkan, “Misal saya bergabung di Gojek, lalu saya memikirkan hal apa yang bisa saya lakukan setelah keluar dari situ.”

4. Mengawali usaha dengan tindakan sederhana
Jangan Takut Bangkrut, Ini Tips Memulai Bisnis Startup

Boleh jadi, para millennial saat ini gemar sekali dengan konsep serba instan dan mudah. Rasa penasaran akan suatu hal menjadi minim karena cenderung langsung mencoba ke hal yang lebih besar.

“Coba dari hal yang kecil dulu, menjadi pegawai bank misalnya, seperti founder Gojek. Perlahan jadi belajar bagaimana pergerakan ekonomi di Indonesia, kemudian jadi dasar-dasar memulai bisnis,” papar Ari.

5. Berinovasi supaya usaha tetap berkelanjutan
Jangan Takut Bangkrut, Ini Tips Memulai Bisnis Startup

Sementara itu, Kepala Badan Ekonomi Kreatif, Triawan Munaf mengingatkan para pengusaha startup perlu memikirkan inovasi ke depan merencanakan bisnis startup. Hal itu menurut Triawan penting, supaya bisnis tetap berkelanjutan.

“Contohnya, Gramedia ngga hanya jual buku, tapi juga jual yang lain. Karena mereka tau buku bukan kebutuhan sehari-hari masyarakat,” ujar Triawan.

Perusahaan rintisan termasuk dalam kategori usaha kecil menengah yang menyangkut atau berusaha dalam bidang tehnologi atau minimalnya menggunakan tehnologi sebagai pendamping dan Perangkat keras, perangkat lunak sebagai alat penunjang usahanya.

Manfaat mendirikan perusahaan rintisan adalah untuk memperluas kapasitas investasi dalam produk baru. Istilah “startup” menjadi populer secara internasional pada masa gelembung dot-com. Pada saat itu banyak perusahaan dot-com didirikan secara bersamaan.