Inilah Terobosan Bisnis Kuliner yang Terjadi di Masa Pandemi

Inilah Terobosan Bisnis Kuliner yang Terjadi di Masa Pandemi

Inilah Terobosan Bisnis Kuliner yang Terjadi di Masa Pandemi – Bisnis kuliner adalah jenis usaha yang bergerak dibidang makanan dan bisa jadi ladang cuan yang bisa membalikkan modal dengan cepat. Pasalnya semua orang butuh makan dan orang Indonesia juga doyan kulineran.

Tidak heran bila usaha/bisnis kuliner selalu tumbuh dan berkembang karena menjanjikan keuntungan finansial bagi pelakunya. Jadi kamu bisa mencari tahu cara memulai usaha kuliner kecil-kecilan maupun berskala besar. Ghost kitchen secara sederhana dimaknai sebagai salah satu bisnis kuliner dimana bisnis ini gak menyediakan tempat untuk makan layaknya tempat makan atau restoran pada umumnya.

Nah, terus kalau ada pelanggan, makannya di mana? Nyatanya, bisnis kuliner yang satu ini malah naik daun di masa pandemik, lho. Bahkan, keuntungan yang diraup juga gak main-main.

1. Asal usul adanya ghost kitchen
5 Fakta Ghost Kitchen, Terobosan Bisnis Kuliner di Masa Pandemik

Melansir laman NBC New York, di tahun 2015, salah satu jurnalis mereka menyoroti akan fenomena terdapat beberapa restoran di New York yang gak terdaftar ke dalam database.

Berawal dari artikel tersebut muncul istilah ghost kitchen. Istilah ghost kitchen mulai melambung dan jadi sebuah tren saat Travis Kalanik, mantan CEO Uber, di tahun 2019 mendirikan usaha yang ia beri nama Cloud Kitchen.

2. Inovasi baru dalam konsep berbisnis
5 Fakta Ghost Kitchen, Terobosan Bisnis Kuliner di Masa Pandemik

Bila tempat makan atau restoran pada umumnya punya fokus penyajian dan pelayanan kepada para pelanggan yang datang ke tempat mereka. Hal ini gak berlaku dengan ghost kitchen, bisnis ini hanya fokus pada urusan pengantaran makanan saja.

Sehingga, meski kamu nekat mendatangi lokasi ghost kitchen, kamu gak akan menemukan meja dan kursi layaknya di restoran.

Jadi di sana hanya ada dapur yang sibuk mempersiapkan pesanan makanan. Nah, pesanan ini mereka dapatkan melalui order aplikasi pesan antar makanan.

3. Gak perlu pusing masalah lokasi bisnis
5 Fakta Ghost Kitchen, Terobosan Bisnis Kuliner di Masa Pandemik

Buat kamu yang sudah cukup lama malang melintang di dunia bisnis, pasti sudah tahu kalau lokasi bisnis bisa jadi salah satu penentu keberhasilan. Namun, dengan mendirikan ghost kitchen, hal tersebut gak terlalu menjadi masalah. Pasalnya, meski berada di gang sempit atau bahkan di lokasi kurang strategis sekalipun, ghost kitchen tetap bisa berdiri.

Bahkan, mendirikan bisnis ghost kitchen di rumah juga bisa, lho. Tinggal daftarkan usahamu ke aplikasi jasa pesan antar makanan lalu tunggu, deh, orderan dari pelanggan. Kamu bisa mempersiapkan makanan atau minuman dari dapur pribadi yang ada di rumahmu.

4. Alasan ghost kitchen kian digemari
5 Fakta Ghost Kitchen, Terobosan Bisnis Kuliner di Masa Pandemik

Membangun ghost kitchen jelas punya biaya operasional yang jauh lebih rendah. Dibanding harus mengurus usaha seperti restoran, ghost kitchen lebih minim perawatan. Gak hanya itu, kemudahan akses teknologi dan ketergantungan manusia akan gawai menjadi beberapa alasan di antaranya.

Terlebih bagi mereka yang tinggal di kota-kota besar, menggunakan jasa layanan pesan antar makanan bukan jadi hal yang baru, melainkan sudah jadi salah satu bagian dari keseharian. Sehingga, banyak perintis usaha yang mencoba peruntungannya untuk menggeluti bisnis yang satu ini.

5. Minim modal, profit maksimal!
5 Fakta Ghost Kitchen, Terobosan Bisnis Kuliner di Masa Pandemik

Kalau kamu merasa gak punya cukup modal untuk merintis bisnis satu ini tenang, Guys, ada solusinya. Karena satu ghost kitchen bisa membawahi banyak brand makanan atau minuman, lho. Jadi kamu bisa mengajak kolaborasi brand lain.

Sehingga, misal, harus menyewa tempat atau gedung yang dijadikan sebagai dapur utama, kalian bisa patungan untuk dana operasionalnya. Bukan gak mungkin juga, dong, dengan modal yang minim kamu bisa dapat profit yang banyak?

Usaha semacam ini tentu cocok banget untuk kamu yang ingin mulai belajar berkecimpung dalam bisnis kuliner selama pandemik. Bisnis ini bisa jadi salah satu ajang uji kelayakan menu yang akan dijual, sebelum akhirnya mendirikan restoran sesungguhnya.

Walau tampak menjanjikan, risiko bisnis kuliner juga sangat tinggi untuk gagal. Menurut perkiraan, sebanyak 60 persen bisnis kuliner bubar di tahun pertamanya. Selanjutnya 80 persen takkan bertahan sampai dengan tahun kelima. Ada baiknya kamu melakukan persiapan matang sebelum memulai bisnis kuliner supaya tak mengikuti jejak mereka yang gagal

Cara memulai usaha kuliner online maupun offline tidak bisa dilakukan secara asal-asalan misalnya tanpa rencana, tanpa hitung-hitungan, dan perencanaan yang tidak matang lainnya. Cara bisnis makanan online rumahan atau di pinggir jalan di atas rentan gagal, entah karena bisnisnya tidak diminati masyarakat atau karena kesalahan manajemen.