Inilah Perbedaan Ekonomi Mikro & Makro yang Harus Diketahui

Inilah Perbedaan Ekonomi Mikro & Makro yang Harus Diketahui

Inilah Perbedaan Ekonomi Mikro & Makro yang Harus Diketahui – Ekonomi mikro adalah cabang dari ilmu ekonomi yang mempelajari perilaku konsumen dan perusahaan serta penentuan harga-harga pasar dan kuantitas faktor input, barang dan jasa yang diperjual-belikan. Ketika membahas ekonomi, kita sering mendengar istilah mikro dan makro. Ternyata, keduanya merupakan cabang ilmu ekonomi yang sama-sama penting.

Secara pengertian, ekonomi mikro merupakan cabang ilmu ekonomi yang mempelajari tentang variabel-variabel ekonomi dalam lingkup lebih kecil, seperti perusahaan, perilaku konsumen, permintaan dan penawaran, produksi, harga, dan lainnya.

Baik ekonomi mikro maupun makro penting untuk mengukur dan menganalisis tingkat pertumbuhan ekonomi masyarakat dalam lingkup kecil dan negara, Dilansir dari Deposit IDN Poker77 bahkan juga dalam lingkup internasional yang lebih luas. Keduanya juga memiliki keterkaitan satu sama lain.

1. Aspek analisis

√ Ekonomi Mikro dan Makro: Pengertian, Perbedaan, Konsep, Manfaat

Dari penggunaan istilahnya, mikro dengan makro sudah memiliki perbedaan dalam cakupan atau ruang lingkup yang dipelajari. Ekonomi mikro mempelajari variabel-variabel ekonomi dalam lingkup yang lebih kecil atau sempit. Sebaliknya, ekonomi makro mempelajari variabel-variabel ekonomi dalam lingkup yang lebih luas.

Ekonomi mikro difokuskan pada aspek analisis atau variabel-variabel ekonomi seperti teori produksi, teori harga, permintaan dan penawaran, elastisitas, analisis biaya dan manfaat, model-model pasar, industri, perilaku konsumen, mekanisme pasar, dan lain sebagainya.

Adapun variabel-variabel yang menjadi aspek analisis dalam ekonomi makro meliputi investasi, pendapatan nasional, pengangguran dan kesempatan kerja, inflasi, moneter, neraca pembayaran, dan lainnya.

2. Konsep dasar ekonomi makro dan mikro
Ekonomi mikro dan makro

Ilmu ekonomi memiliki konsep dan variabel yang begitu luas, bahkan meski sudah dibagi dalam dua cabang ilmu ekonomi mikro dan makro. Namun dari variabel-variabel yang dipelajari baik pada ekonomi mikro maupun makro, masing-masing memiliki konsep dasar yang menjadi titik perbedaan diantara keduanya.

Ekonomi mikro fokus pada tiga konsep dasar teori, yakni teori produksi, teori harga dan teori distribusi. Sementara konsep dasar yang menjadi fokus bahasan dalam ekonomi makro meliputi keluaran (Output) dan Pendapatan (Income), pengangguran, dan inflasi dan deflasi.

Adapun penjelasan dari masing-masing hal ini yakni sebagai berikut:

Mikro

– Teori produksi

Keberadaan barang dan jasa menjadi inti sari dalam kegiatan ekonomi, utamanya pada lingkup mikro. Barang dan jasa tentu saja tak muncul secara tiba-tiba tetapi harus diproduksi. Oleh sebab itu diperlukan pemahaman tentang teori produksi yang berkaitan dengan kuantitas dan faktor-faktor produksi seperti bahan baku, tenaga kerja, biaya produksi, dan lain sebagainya.

Makro

– Keluaran (Output) dan Pendapatan (Income)

Output dan pendapatan dalam ekonomi makro tentu bukan dalam lingkup perusahaan, tetapi nasional. Estimasi keluaran mencakup total nilai dari produksi nasional secara keseluruhan. Adapun untuk pendapatan total hasil penjualan produksi nasional. Jadi, output sering kali menjadi cerminan pendapatan, demikian pula sebaliknya.

Ukuran output secara makro adalah Produk Domestik Bruto (PDB). Tinggi rendahnya PDB suatu negara dipengaruhi oleh kemajuan teknologi, akumulasi modal, dan kualitas sumber daya manusia. Jika suatu negara mampu mengadopsi teknologi canggih, memiliki akumulasi modal yang tinggi, dan tingkat pendidikan yang menunjukkan kualitas sumber daya manusia yang tinggi, maka akan memiliki PDB yang tinggi pula. Hal ini berlaku sebaliknya.

3. Tujuan Analisis
Perbedaan Ekonomi Mikro dan Makro (Pengertian dan Contohnya)

Ditinjau dari tujuan analisisnya, ekonomi mikro berbeda dengan makro. Ekonomi mikro lebih menitikberatkan pada analisis tentang cara mengalokasikan sumber daya baik berupa modal, peralatan, maupun tenaga kerja agar diperoleh kombinasi yang tepat sehingga mampu menghasilkan keuntungan yang diharapkan.

Adapun tujuan analisis pada ekonomi makro yaitu lebih menitikberatkan pada analisis tentang pengaruh kegiatan ekonomi terhadap perekonomian secara agregat atau menyeluruh baik dalam lingkup nasional maupun internasional.