Berikut Cara Mengelola Modal Usaha yang Benar dan Teliti

Berikut Cara Mengelola Modal Usaha yang Benar dan Teliti

Berikut Cara Mengelola Modal Usaha yang Benar dan Teliti – modal usaha secara umum adalah semua hal (uang atau bentuk lain) yang bisa digunakan untuk menjalankan suatu bisnis/usaha. Berdasarkan sumber asalnya, modal usaha dibagi menjadi dua, yaitu modal internal (berasal dari pemilik bisnis itu sendiri) dan eksternal (modal hasil pinjaman /hutang). Sebelum memulai bisnis, hal utama yang harus dipersiapkan adalah modal. Seberapa besar modal tersebut, tergantung dari usaha yang ingin didirikan.

Beberapa contoh modal usaha adalah uang tunai, tabungan di dalam rekening bank, mesin produksi, dan perabot atau alat-alat kantor lain yang bisa digunakan untuk menghasilkan produk atau jasa dan akhirnya bisa dijual ke pelanggan. Namun, besar atau kecil modal tidak menjamin kesuksesan bisnis. Pengelolaan modal usaha yang baik merupakan penggerak kesuksesan bisnis yang paling utama.

Jadi, jika modal usaha tidak dikelola dengan baik, modal usaha akan habis padahal bisnis masih belum dikembangkan. Apalagi jika usaha tersebut harus dibangun dari titik awal sekali. Lalu, bagaimana cara mengelola modal usaha yang benar dan teliti? Simak langkah-langkahnya berikut ini!

1. Mengurus administrasi dan perizinan usaha dengan benar
Bagaimana Cara Mengelola Modal Usaha dengan Teliti? Simak Tipsnya!

Hal pertama yang harus dilakukan untuk mengelola modal usaha dengan benar adalah dengan mengurus proses perizinan usaha agar usaha yang dijalankan bersifat legal.

Dalam hal ini, modal usaha dialokasikan untuk mendaftarkan dan mengurus proses administrasi dan perizinan usaha. Salah satu contohnya adalah seperti mengurus pendaftaran perusahaan di Lembaga OSS (Online Single Submission), melunasi biaya administrasi usaha, biaya notaris, dan lainnya.

2. Kebutuhan operasional usaha
Bagaimana Cara Mengelola Modal Usaha dengan Teliti? Simak Tipsnya!

Modal usaha selanjutnya dapat dialokasikan ke kebutuhan operasional usaha, seperti biaya sewa tempat, peralatan dan perabotan usaha, biaya listrik dan air, biaya telepon dan internet, gaji karyawan, dan lain sebagainya. Sederhananya, modal usaha sudah harus mencakup biaya operasional usaha yang menjamin kegiatan bisnis sehari-hari.

3. Produk dan aset usaha
Pengertian Aset dan Jenisnya, Seberapa Penting Untuk Bisnismu?

Tentunya, sebuah usaha memiliki produk atau jasa yang ditawarkan. Apabila usaha tersebut menawarkan produk, berarti modal usaha harus mencakup biaya untuk produk.

Soal pengadaan produk, perlu menjamin bahwa produk tersebut diproduksi atau dibeli dengan harga yang terjangkau dan dalam kualitas yang baik. Hal ini karena produk mencerminkan menentukan reputasi usaha.

4. Kebutuhan pemasaran usaha
Bagaimana Cara Mengelola Modal Usaha dengan Teliti? Simak Tipsnya!

Cara mengelola modal usaha selanjutnya adalah dengan mengalokasikan modal ke biaya pemasaran. Kamu bisa melakukan pemasaran secara online atau offline.

Namun, karena saat ini zaman sudah banyak merambah ke dunia digital, ada baiknya untuk memfokuskan diri memasarkan produk ke dunia maya lewat media sosial atau iklan berbayar.

5. Dana darurat atau cadangan modal
Bagaimana Cara Mengelola Modal Usaha dengan Teliti? Simak Tipsnya!

Terakhir dan yang paling penting, modal usaha juga harus disisihkan untuk dana darurat atau cadangan modal. Dengan adanya dana darurat dan cadangan modal ini, kamu menjadi siap jika suatu saat terjadi hal yang diluar dugaan.

Jadi, ketika usaha sedang macet karena satu dan lain hal, kamu masih bisa membayar biaya operasional dan pengadaan produk agar usaha tidak berhenti.