Harga Bitcoin Kembali Mulai Melonjak Lagi

Harga Bitcoin Kembali Mulai Melonjak Lagi

Harga Bitcoin Kembali Mulai Melonjak Lagi – Bitcoin adalah sebuah uang elektronik yang dibuat pada tahun 2009 oleh Satoshi Nakamoto. Nama tersebut juga dikaitkan dengan perangkat lunak sumber terbuka yang dia rancang, Harga Bitcoin kembali ke atas angka 30 ribu dolar Amerika Serikat (AS) pada Rabu (23/6/2021), setelah turun tajam sehari sebelumnya.

bitcoin tidak tergantung dengan mempercayai penerbit utama. Bitcoin menggunakan sebuah database yang didistribusikan dan menyebar ke node-node dari sebuah jaringan P2P ke jurnal transaksi, Hal ini sekaligus menegaskan tingginya volatilitas yang terjadi dalam harga cryptocurrency atau mata uang digital.

Menurut CoinDesk, Dilansir dari IDN Poker777 pada Rabu harga mata uang digital ini melonjak 5,4 persen selama 24 jam terakhir, mencapai 34.368 dolar AS per koin.

1. Pulih dari penurunan tajam
Setelah Anjlok Parah, Harga Bitcoin Mulai Bangkit Lagi

Kenaikan harga yang tercatat pada Rabu menandakan Bitcoin telah mengalami pemulihan. Sebelumnya pada Selasa harga Bitcoin jatuh di bawah 30 ribu dolar AS untuk pertama kalinya sejak akhir Januari.

Cryptocurrency terpopuler ini telah kehilangan hampir setengah nilainya sejak mencapai level tertinggi sepanjang masa pada bulan April.

2. Mata uang kripto lain juga mulai pulih
Setelah Anjlok Parah, Harga Bitcoin Mulai Bangkit Lagi

Bitcoin bukan satu-satunya cryptocurrency yang mencatatkan pemulihan harga. Cryptocurrency lain seperti Ethereum dan Dogecoin juga mulai membaik.

Menurut CNN, Ethereum dan Dogecoin masing-masing rebound sekitar 4,8 persen dan 8,9 persen pada Rabu, setelah mengalami aksi jual awal pekan ini.

3. Harga cryptocurrency mengalami volatilitas tinggi
Setelah Anjlok Parah, Harga Bitcoin Mulai Bangkit Lagi

Nilai cryptocurrency telah mengalami pergerakan yang dramatis tahun ini karena berbagai alasan, termasuk kekhawatiran tentang dampak lingkungan dari penambangan (mining) koin dan meningkatnya pengawasan di berbagai negara.

Salah satu yang paling mempengaruhi pergerakan harga cryptocurrency yaitu tindakan pemerintah Tiongkok yang selama berbulan-bulan ini telah secara agresif mengupayakan cara untuk membatasi penggunaan mata uang virtual. Pemerintah Tiongkok juga telah mengintensifkan tindakan kerasnya terhadap penambangan dan perdagangan cryptocurrency selama beberapa hari terakhir.

Pada Senin, People’s Bank of China mengatakan telah memanggil Alipay, platform pembayaran online populer yang dijalankan oleh Ant Group milik Jack Ma, bersama dengan lima lembaga pemberi pinjaman besar lainnya, dan mengatakan kepada mereka untuk menyelidiki dan mengidentifikasi secara komprehensif bursa dan dealer cryptocurrency sehingga mereka dapat menutup perdagangan cryptocurrency apa pun.

Adapun kelima lembaga pemberi pinjaman yang dipanggil itu yaitu Bank Industri dan Komersial (IDCBF), Bank Pertanian China, Bank Konstruksi China (CICHF), Bank Tabungan Pos China dan Bank Industri. Perkembangan tersebut memicu penurunan tajam 12 persen dalam Bitcoin selama periode 24 jam.

Sebelumnya selama akhir pekan, media pemerintah Tiongkok melaporkan bahwa Sichuan, provinsi barat daya Tiongkok, telah memerintahkan penghentian semua operasi penambangan cryptocurrency dan akan memutus pasokan listrik ke banyak fasilitas penambangan. Sichuan adalah pusat utama untuk penambangan Bitcoin.