Deretan Keuntungan Jika Suka Berbelanja di Pasar Tradisional

Deretan Keuntungan Jika Suka Berbelanja di Pasar Tradisional

Deretan Keuntungan Jika Suka Berbelanja di Pasar Tradisional – Pasar atau  pekan, secara lengkap disebut pasar tradisional, adalah tempat orang  melakukan jual beli. Lebih lengkapnya, pasar merupakan tempat bertemunya penjual dan pembeli yang ditandai dengan adanya transaksi jual beli secara langsung dan biasanya ada proses tawar-menawar.

Pasar umumnya terdiri dari kios, toko, los, dan dasaran terbuka yang dibuka oleh penjual atau pengelola pasar. Saat kebanyakan milenial dan generasi Z lebih akrab dengan mal atau belanja online, kamu malah punya hobi berbelanja di pasar tradisional.

Kamu bahkan gak anti dengan kondisi pasar tradisional yang terkadang becek dan gerah. Bagus, kalau kamu tetap percaya diri dengan hobimu ini. Meski sebagian teman mungkin memandangmu kuno, ternyata ada banyak keuntungan dari suka berbelanja di pasar tradisional, lho.

1. Urusan bangun pagi pasti bukan masalah bagimu
Gak Perlu Malu, Ini 6 Keuntungan Suka Berbelanja di Pasar Tradisional

Sekalipun ada juga pasar yang baru buka pada sore hari, kebanyakan memang dimulai sejak pagi sekali. Pun jika sudah sore, kamu mungkin telah terlalu lelah selepas bekerja dan ingin segera pulang.

Makanya, kamu selalu menyempatkan diri untuk berbelanja sebelum pergi ke kantor atau kampus. Gak ada tuh, yang namanya bermalas-malas di tempat tidur sampai matahari tinggi.

2. Berbelanja sekalian berolahraga
Gak Perlu Malu, Ini 6 Keuntungan Suka Berbelanja di Pasar Tradisional

Selain kesegaran udara di pagi hari yang sangat mendukung untukmu berolahraga, pedagang pasar yang menyediakan layanan pesan antar tidaklah banyak. Jadi, mau tidak mau kamu harus pergi sendiri.

Kabar baiknya, kamu gak terlalu merasa sedang berolahraga selama berbelanja. Kamu gak perlu berlari sampai terengah-engah. Cukup dengan berjalan menyusuri lorong-lorong pasar sambil membawa belanjaan.

Apalagi kalau pasarnya cukup dekat dari rumah. Kamu jadi gak perlu membawa kendaraan pribadi. Kamu pergi berbelanja beberapa kali saja dalam sepekan, tubuhmu pasti akan terasa lebih bugar.

3. Selalu update harga berbagai kebutuhan pokok
Gak Perlu Malu, Ini 6 Keuntungan Suka Berbelanja di Pasar Tradisional

Tahu harga-harga terkini kebutuhan pokok gak cuma menguntungkan dirimu sebagai konsumen, lho. Jika kamu ingin memulai usaha kuliner, kamu jadi bisa menetapkan harga jual yang pantas untuk daganganmu.

Harga kebutuhan pokok yang gak selalu stabil membuatmu perlu menjual masakanmu dengan harga yang tidak terlalu tinggi, tetapi juga tidak terlalu rendah. Agar ketika harga bahan-bahan naik, kamu masih mendapatkan keuntungan meski tipis.

4. Mendapatkan berbagai bahan pangan dengan kesegaran maksimal
Gak Perlu Malu, Ini 6 Keuntungan Suka Berbelanja di Pasar Tradisional

Di sejumlah pasar, kamu bahkan bisa melihat langsung kendaraan-kendaraan yang membongkar muatan sayuran, buah-buahan, dan sebagainya. Dijamin, bahan pangan yang kamu beli masih segar sekali.

Saking segarnya, rasanya kamu jadi ingin membeli sebanyak mungkin. Wah, untuk masalah ini, tetap kendalikan dirimu, ya! Sayang kalau bahan-bahan itu nanti membusuk di rumah dan berakhir menjadi sampah.

5. Gak kagok lagi soal tawar-menawar
Gak Perlu Malu, Ini 6 Keuntungan Suka Berbelanja di Pasar Tradisional

Berbeda dengan pusat perbelanjaan modern, pasar tradisional biasanya selalu memberi kesempatan untuk pembeli menawar harga. Tentu saja, kamu menawarnya gak boleh keterlaluan, ya!

Tanyakan dulu apakah harganya bisa turun. Kamu juga dapat meminta diskon jika kamu membeli lebih banyak. Tanpa kamu sadari, ini akan mengajarimu cara bernegosiasi dengan orang lain.

Dalam pekerjaan, kemampuan bernegosiasi amatlah penting. Semua kesepakatan kerja sama hanya dapat terwujud bila kamu jago bernegosiasi.

6. Lebih hemat daripada berbelanja di pusat perbelanjaan modern
Gak Perlu Malu, Ini 6 Keuntungan Suka Berbelanja di Pasar Tradisional

Mencari alternatif berbelanja yang lebih hemat bukan hal memalukan, kok. Kebutuhanmu kan, banyak. Sebagai konsumen, bila kamu masih bisa mendapatkan harga lebih miring untuk belanjaan yang sama, kenapa tidak?

Apalagi kalau anggota keluargamu gak sedikit. Pengeluaran bulananmu bakal membengkak jika kamu gak mau berbelanja di tempat-tempat yang menawarkan harga lebih murah.

Pun, pasar tradisional isinya gak cuma bahan makanan. Di pasar yang besar juga ada pakaian, perlengkapan sekolah, dan sebagainya. Kalau sebagian besar kebutuhanmu dibeli di sana, pasti lebih irit, kan?

Keberadaan pasar tradisional dan pusat perbelanjaan modern memang memberikan lebih banyak pilihan untuk konsumen. Jadi, kamu yang tetap lebih suka berbelanja di pasar tradisional gak perlu malu, ya! Kapan-kapan coba ajak temanmu juga.

Pasar biasanya menyediakan kebutuhan sehari-hari, seperti bahan-bahan makanan (ikan, buah, sayur-sayuran, telur, daging, kue), kain, pakaian, barang elektronik, jasa, dan lain-lain. Pada umumnya, pasar terletak di dekat kawasan pemukiman penduduk agar memudahkan warga mencapai lokasi pasar. Beberapa pasar yang terkenal antara lain Pasar Beringharjo di Yogyakarta, Pasar Klewer di Solo, dan Pasar Johar di Semarang.

Di Indonesia, pasar yang paling umum adalah pasar pagi yang beroperasi dari pagi hingga sore dan menjual bahan-bahan pangan yang masih segar. Ada juga pasar malam yang buka pada sore hingga malam hari, yang menjual barang-barang ditambah adanya beberapa wahana permainan untuk keluarga.