Beberapa Cara untuk Sukses Berinvestasi di Masa Pandemik

Beberapa Cara untuk Sukses Berinvestasi di Masa Pandemik

Beberapa Cara untuk Sukses Berinvestasi di Masa Pandemik – Investasi adalah suatu kegiatan menanamkan modal, baik langsung maupun tidak, dengan harapan pada waktu nanti pemilik modal mendapatkan sejumlah keuntungan dari hasil penanaman modal tersebut. Berinvestasi saat pandemik seperti saat ini, seringkali membuat kita galau.

Secara umum investasi dapat diartikan sebagai meluangkan/ memanfaatkan waktu, uang atau tenaga demi keuntungan/ manfaat pada masa datang. Bagi kamu yang memiliki uang lebih dan ingin berinvestasi di saat pandemik, perlu putar otak dan lebih jeli. Di tengah situasi ekonomi yang tidak pasti, harga-harga saham juga sering kali turut fluktuatif.

Ada pula opsi untuk berinvestasi di instrumen lain semisal emas. Tapi, kamu perlu secara teratur memantau pergerakan harganya. Mana yang lebih ideal dan berpotensi lebih untuk cuan? Simak deh tips berinvestasi langsung dari Komisaris PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Pandu Patria Sjahrir.

1. Pilih emas atau saham, cek satu hal penting ini

Pilih Investasi Emas atau Saham?

Menurut Pandu, baik emas atau saham sama-sama oke buat investasi sekarang ini. Tapi saran Pandu, periksa dulu perusahaan mana yang lebih efisien dan lebih cuan di saat sekarang ini.

“Kalau saya lebih suka kadang-kadang saham orang yang memproduksi emas, siapa yang lebih efisien, siapa yang lebih profit karena saya bisa baca itu. Anda membeli emas kan hanya membeli kepercayaan saja kadang-kadang begitu. Jadi baliklah kepada ya fundamentallah, gitu lho,” kata Pandu dalam acara Ngobrol Seru bareng IDN Times, Kamis 6 Agustus 2020.

2. Untuk memulai, beli saham blue chip
Tips Sukses Investasi saat Pandemik, Resep dari Komisaris Bursa Efek

Pandu mengatakan kamu bisa memulai dengan berinvestasi saham blue chip atau saham dari perusahaan yang produknya sering kita pakai tiap hari. Dari situ baru deh belajar saham lebih lanjut seperti LQ45.

“Kalau misal pakai telepon pakai apa? Telkomsel misalnya, terus paling suka makan apa? Perbankan di mana? Transaksi pakai apa? Beli aja saham-saham blue chip dulu,” ujarnya.

“Baca prospek lah, baca laporan keuangannya, kalau ada COVID-19 bertahan gak perusahaan-perusahaan ini?” dia menambahkan.

3. Cara menghindari agar tak terjadi kasus seperti Jouska
Tips Sukses Investasi saat Pandemik, Resep dari Komisaris Bursa Efek

Tidak bisa dipungkiri kasus Jouska sebelumnya membuat banyak orang khawatir untuk berinvestasi. Nah menurut Pandu, kalau mau menggunakan jasa manajer investasi, perhatikan bagaimana komposisi sahamnya dan track record manajer investasi tersebut.

“Sama juga kayak Anda memilih pasangan. Siapa nih yang bakal mengelola uang saya, pasangannya bagaimana, benar gak? Bibit bebet bobotnya, gitu loh cara melihatnya,” ujar Pandu.

Penting juga saham yang kamu punya diversifikasi biar likuid. Seperti mengombinasikan saham di perusahaan yang bergerak di bidang makanan atau produk konsumen, perbankan, jasa telekomunikasi, dan lainnya.