Tips Menjalani Bisnis Kekinian di Zaman yang Serba Digital

Tips Menjalani Bisnis Kekinian di Zaman yang Serba Digital

Tips Menjalani Bisnis Kekinian di Zaman yang Serba Digital – Banyak yang menghindari usaha atau bisnis dewasa ini, salah satu penyebabnya adalah karena kemungkinannya untuk gagal cukup besar. Sebuah studi membuktikan bahwa 8% bisnis cenderung gagal pada 2 tahun pertama sejak dibuka. Adapun alasan bisnis sering gagal adalah karena ramainya persaingan dewasa ini, sehingga jika produk atau jasa yang ditawarkan tidak memiliki kelebihan tentunya bisa kalah bersaing.

Padahal bisnis adalah salah salah satu cara sederhana dalam menambah pemasukan. Tidak dapat dipungkiri pandemi membuat ruang gerak ekonomi menjadi terbatas. Tidak sedikit pelaku bisnis, khususnya pelaku bisnis UMKM untuk harus beradaptasi dan menerapkan cara baru untuk mempertahankan bisnisnya.

Kini, cara atau metode yang ampuh untuk membuat bisnis UMKM bertahan adalah dengan menerapkan digital marketing untuk melakukan akselerasi bisnis yang lebih luas. Berbagai metode dilakukan, mulai dari promosi di media sosial sampai pada tips dan trik yang dapat menarik pelanggan. Tidak lupa, kesadaran terhadap brand juga ditumbuhkan.

1. Kerja sama dengan komunitas di media sosial
4 Tips Akselerasi Bisnis Kekinian, Pakai Digital Marketing!

Adanya kolaborasi yang diadakan dengan komunitas tertentu di media sosial dapat meningkatkan akselerasi bisnis. Komunitas yang dipilih juga bisa di sesuaikan dengan lini bisnis yang dimiliki. Bentuknya juga beragam seperti posting dan tags di media sosial untuk meningkatkan engagement.

“Bagi pelaku bisnis UMKM terdapat empat pilar yang bisa mendukung perencanaan bisnis yaitu curation, community, conversation dan commerce. Pilar inilah yang digunakan Facebook Indonesia untuk membantu pengembangan bisnis yang dimiliki oleh UMKM,” ujar Kepala Bagian Industri Facebook Indonesia Aldo Rambie beberapa waktu lalu dalam webinar ‘Bisnis Naik Kelas melalui Instagram, Facebook & Whatsapp.

2. Produksi konten yang inspiratif
4 Tips Akselerasi Bisnis Kekinian, Pakai Digital Marketing!

Konten yang Informatif dan menyenangkan bisa menjadi tips pilihan untuk pelaku bisnis UMKM yang ingin menyasar kalangan anak muda. Berdasarkan riset yang mereka lakukan, sebanyak 57 persen generasi Z menyukai konten yang kreatif.

Konten tersebut dapat dibuat dengan menarik dan juga interaktif, jadi tidak hanya disukai tetapi juga dapat menarik pelanggan.

3. Buat konten iklan
4 Tips Akselerasi Bisnis Kekinian, Pakai Digital Marketing!

Selain memberikan konten informatif dan menyenangkan, kamu juga bisa membuat konten pemasaran atau iklan secara organik melalui media sosial. Iklan ini nantinya akan membantu produk yang kita promosikan masuk ke halaman utama pengguna yang sesuai. Kamu dapat memposting konten beriklan ini di beberapa platform, salah satunya aplikasi TikTok.

Video sharing merupakan platform yang membantu UMKM dapat bertumbuh, hal ini dapat diwujudkan melalui organik dan iklan. Seperti yang telah diketahui bahwa TikTok merupakan platform video digital sharing. Video pendek merupakan jawaban untuk meningkatkan kepercayaan dan mempengaruhi behaviour pembeli,” ujar SMB Account Manager TikTok Indonesia Demas Ryan dalam webinar ‘Creating Creative Content with TikTok Indonesia’.

4. Perhatikan customer journey
4 Tips Akselerasi Bisnis Kekinian, Pakai Digital Marketing!

Terakhir, untuk meningkatkan penjualan melalui platform media sosial, dapat juga dilakukan dengan menentukan perputaran ini. Adapun ini terdiri dari awareness, consideration, transaction dan retention & advocacy. Ini berfungsi agar kamu mengetahui perputaran dan perjalanan pelanggan yang telah membeli produk yang ditawarkan.

Di samping bekerja atau menjadi freelance, bisnis memberi peluang keuntungan lebih besar (mengingat Anda lah yang menentukan seberapa sukses bisnis tersebut, berbeda dengan pekerjaan yang peningkatan upahnya ditentukan perusahaan).

Bahkan pengusaha muda Amerika Serikat, Gary Vaynerchuk, berulang kali menekankan bahwa entrepreneurship bukanlah sesuatu yang eksklusif. Gary menjelaskan siapa saja bisa berbisnis, dimana memulai bisnis tidaklah harus memiliki kantor besar dengan segudang pegawai. Satu orang pun dapat mendirikan bisnis yang sukses selagi ada tekad, bakat, dan antusiasme yang kuat.