Patrice Louvet Kolabs Metaverse untuk Menarik Pembeli Muda

Patrice Louvet Kolabs Metaverse untuk Menarik Pembeli Muda – Ralph Lauren Corporation adalah perusahaan fashion publik Amerika yang didirikan pada tahun 1967 oleh perancang busana Amerika Ralph Lauren. Perusahaan ini berkantor pusat di New York City, dan memproduksi produk mulai dari kelas menengah hingga segmen mewah.

CEO Ralph Lauren Patrice Louvet mengatakan bahwa merek fashion tersebut mengejar peluang di metaverse sebagai cara untuk menarik pembeli yang lebih muda. Pada konferensi tahunan Federasi Ritel Nasional, dia mengatakan konsumen sudah dapat membeli pakaian digital Ralph Lauren dan melakukan kunjungan virtual.

Atau bahkan minum kopi virtual, di toko mereka di Madison Avenue. Louvet juga mengatakan peritel pakaian itu sedang mempertimbangkan apakah akan membeli real estat di dunia digital tersebut, di mana e-commerce, game, dan media sosial bersatu.

Louvet terjun ke metaverse
CEO Ralph Lauren Manfaatkan Metaverse untuk Gaet Pasar Anak Muda

Louvet mengatakan bahwa dia secara pribadi turut berpartisipasi dalam metaverse. Dia mengaku sudah mendandani avatarnya dengan kemeja rugby.

“Salah satu strategi kami adalah memenangkan generasi baru dan generasi baru ada di sana. Jadi kami harus hadir,” ujarnya.

“Ada banyak persamaan sebenarnya antara metaverse dan visi Ralph karena kami bukan perusahaan fashion. Kami berada dalam bisnis impian,” tambahnya.

Banyak merek fesyen yang terjun ke metaverse
CEO Ralph Lauren Manfaatkan Metaverse untuk Gaet Pasar Anak Muda

Sekarang ini sudah semakin banyak pengecer fesyen yang masuk ke dalam metaverse. Bulan lalu, Nike membeli perusahaan sepatu virtual, RTFKT. Walmart baru-baru ini mengajukan merek dagang yang dapat membuka jalan untuk menjual barang virtual dari dekorasi rumah.

Hingga produk perawatan pribadi dan akan menawarkan mata uang virtual dan token yang tidak dapat dipertukarkan (NFT), kepada pengguna. Selain itu, merek-merek mewah, termasuk Ralph Lauren dan Gucci, juga telah meluncurkan pengalaman virtual mereka.

Bisnis Ralph Lauren di metaverse
CEO Ralph Lauren Manfaatkan Metaverse untuk Gaet Pasar Anak Muda

Louvet mengatakan Ralph Lauren berpartisipasi dalam platform metaverse Zepeto dan situs game Roblox, di mana pembeli dapat mendandani avatar mereka dengan pakaian Ralph Lauren.

Dia mengatakan perusahaan telah melihat bagaimana metaverse dapat mendorong pendapatan. Louvet mengatakan bahwa produk mereka terjual lebih dari 100 ribu unit setelah hanya beberapa minggu di Zepeto.

Louvet lebih lanjut mengatakan Ralph Lauren belum menjual NFT, tetapi sedang mempertimbangkan bagaimana hal itu dapat meningkatkan mereknya juga.

“Kami sedang belajar,” katanya. “Kami sedang bereksperimen. Saya pikir kita akan melihat konsumen terus tertarik ke ruang-ruang ini saat mereka berkembang.”

Meta semesta atau metaverse adalah bagian Internet dari realitas virtual bersama yang dibuat semirip mungkin dengan dunia nyata dalam dunia internet tahap kedua. Meta semesta dalam arti yang lebih luas mungkin tidak hanya merujuk pada lingkungan virtual yang dioperasikan oleh perusahaan media sosial tetapi seluruh spektrum realitas berimbuh.

Istilah ini muncul pada awal 1990-an, dan dikritik sebagai metode membangun hubungan masyarakat dengan menggunakan konsep spekulatif, “berlebihan”  murni berdasarkan teknologi yang ada.

Sementara dianut oleh beberapa perusahaan teknologi seperti Facebook,  Microsoft dan lain-lain, kekhawatiran tentang dampak pada masyarakat modern ketika semua interaksi orang ke orang secara efektif otonom. Singkatnya, Metaverse adalah ruang virtual yang dapat diciptakan dan dijelajahi dengan pengguna lain tanpa bertemu di ruang yang sama.