Kesalahan Pengelolaan Finansial yang Dilakukan Sadari Dini

Kesalahan Pengelolaan Finansial yang Dilakukan Sadari Dini

Kesalahan Pengelolaan Finansial yang Dilakukan Sadari Dini – Mengatur keuangan adalah salah satu yang harus kamu atur di kehidupan ini. Jangan tunggu saat keuangan sudah mapan baru kamu mau mengatur keuangan. Manajemen keuangan harus mulai dilatih sejak dini supaya kamu terbiasa. Dari diskusi dengan anak-anak muda yang #KejarMimpi temui di beberapa daerah, banyak dari mereka yang cenderung living in the now atau pengatur konsep hidup You Only Live Once garis keras.

Mereka tidak pusing dengan hari esok. Prinsipnya “besok ya gimana nanti aja deh.” Apakah prinsip itu salah? Tergantung pola pikir dan cara pandang. Apakah prinsip itu bijaksana? Tentu tidak, karena menjadi dewasa adalah termasuk dengan memikirkan kesejahteraan diri di masa depan salah satunya dengan mengatur keuangan.

Finansial atau keuangan wajib banget mulai untuk dikelola dengan baik sedari dini. Namun, pada praktiknya, banyak anak muda lebih sering idn download apk menghabiskannya untuk hal-hal yang dianggap sepele namun punya dampak besar.Kamu perlu banget memulai untuk mengubah kebiasaan yang satu ini. Kira-kira, apa saja ya kesalahan finansial yang kerap dilakukan anak muda usia 20-an?

1. Gak menyisakan uang untuk ditabung
5 Kesalahan Finansial yang Kerap Dilakukan Anak Muda, Apa Saja?

Banyak anak muda yang berpikir bahwa menabung harus dilakukan dengan konsisten dengan jumlah uang yang sama. Padahal menabung tetap bisa dilakukan meski jumlahnya gak sama, lho.

Meski uang koin sekalipun gak masalah untuk tetap ditabung. Gak melulu harus dalam nominal yang besar, kok. Akan lebih baik juga jika membuat tabungan dalam bentuk investasi, di mana setiap tahunnya hasil yang kamu dapatkan akan terus bertambah.

2. Sering membeli barang yang gak perlu
5 Kesalahan Finansial yang Kerap Dilakukan Anak Muda, Apa Saja?

Kesalahan finansial yang kerap dilakukan anak muda lainnya, adalah mereka sering kali membeli barang yang gak perlu. Keputusan untuk membeli barang bukan berdasarkan apa yang dibutuhkan melainkan karena keinginan saat itu. Rasa menyesal pun gak jarang datang pasca barang sudah di tangan. Untuk itu jangan coba diulangi, ya.

3. Kerap pesan makanan online
5 Kesalahan Finansial yang Kerap Dilakukan Anak Muda, Apa Saja?

Kemudahan teknologi memang membuat segalanya lebih mudah. Mau beli apa saja tinggal pesan lewat ponsel sambil duduk di rumah. Termasuk salah satunya adanya inovasi pesan makanan online.

Di satu sisi memang memudahkan kita untuk memilih apapun yang ingin kita makan, sih, tapi di sisi lain kita jadi cenderung konsumtif dan menggantungkan semuanya pada jasa pesan makanan online. Kalau sekali dua kali gak apa-apa, kalau setiap hari, ya boros juga, kan?

4. Sulit membedakan mana kebutuhan dan keinginan
5 Kesalahan Finansial yang Kerap Dilakukan Anak Muda, Apa Saja?

Agar finansial baik dan terencana, sebaiknya seorang individu punya kesadaran yang baik untuk memilah mana yang termasuk ke dalam kebutuhan, dan mana yang masuk ke dalam keinginan. Sayangnya, kesadaran seperti ini sering diabaikan, lho, terutama bagi sebagian besar anak muda.

Kebanyakan terjebak dengan euforia, karena sudah memiliki cukup uang lantas membeli apa yang mereka inginkan saat itu juga. Terlepas dari penting tidaknya bukan jadi persoalan. Nah, mindset seperti ini yang pelan-pelan harus mulai untuk diubah.

5. Mencampur uang dalam satu rekening
5 Kesalahan Finansial yang Kerap Dilakukan Anak Muda, Apa Saja?

Agar finansial tetap baik dan terencana, cobalah untuk memiliki setidaknya dua rekening bank. Satu rekening aktif digunakan untuk melakukan transaksi, sementara rekening lainnya khusus untuk menyimpan uang.

Kesalahan yang kerap dilakukan adalah mencampur uang dalam satu rekening, sehingga ketika melihat saldo akan muncul perasaan ingin menggunakannya karena merasa uang di rekening masih cukup banyak.

Dari pemasukan bulanan yang kamu terima, kamu harus memecahnya menjadi dua rekening. Rekening A khusus untuk pengeluaran operasional harian kamu dan rekening B khusus untuk menabung. Dengan begitu, uang tabungan kamu akan aman dan tidak tercampur dengan pengeluaran keperluan sehari-hari. Rekening yang ditujukan untuk menabung sebaiknya jangan dibuat fasilitas kartu debit supaya kamu tidak tergoda untuk melakukan pengeluaran dari rekening tersebut.