Cara Aman Belanja di Supermarket Selama Pandemi Virus Corona

Cara Aman Belanja di Supermarket Selama Pandemi Virus Corona

Cara Aman Belanja di Supermarket Selama Pandemi Virus Corona – Belanja merupakan pemerolehan barang atau jasa dari penjual dengan tujuan membeli pada waktu itu. Belanja adalah aktivitas pemilihan dan/atau membeli. Dalam beberapa hal dianggap sebagai sebuah aktivitas kesenggangan juga ekonomi. Wabah virus corona yang tengah melanda Indonesia membuat banyak orang takut keluar rumah dan beraktivitas seperti semula. Meski harus berada di dalam rumah, bahan makanan dan kebutuhan sehari-hari tentu harus tetap terpenuhi. 

Tetapi, bagaimana bila persediaan bahan makanan dan kebutuhan sehari-hari di rumah sudah menipis? Amankah untuk pergi belanja di supermarket saat wabah virus corona?

Nah, Dilansir dari IDN Poker Versi Lawas jawabannya adalah aman-aman saja selama Anda melakukannya dengan hati-hati. Ya, selama Anda dalam kondisi sedang sehat, bukan termasuk golongan orang lanjut usia atau orang dengan sistem kekebalan tubuh yang terganggu, pergi belanja di supermarket untuk membeli bahan makanan masih dapat dilakukan dengan aman.

1. Buat catatan belanja di kertas

Sebelum pergi belanja di supermarket atau minimarket, pastikan Anda membuat catatan prioritas kebutuhan apa saja yang akan dibeli. Salah satu tips aman belanja ini dapat membantu Anda menghemat waktu sehingga tidak perlu berlama-lama berada di area supermarket. Biasanya, banyak orang terlalu lama memilih kebutuhan apa yang harus dibeli, membandingkan mana produk yang lebih murah, atau mengingat kembali barang apa saja yang diperlukan. Namun, dalam kondisi seperti saat ini, memiliki catatan belanja dapat membuat waktu Anda lebih efisien sehingga kemungkinan terpapar virus corona menjadi lebih rendah. Buatlah catatan belanja di kertas dan bukan melalui ponsel.

2. Hindari belanja di jam-jam yang sibuk

Tips aman belanja berikutnya adalah hindari belanja di supermarket di jam-jam yang sibuk. Sebisa mungkin, rencanakan waktu belanja di luar jam sibuk di mana kondisi lebih sepi sehingga meminimalisir kerumunan atau kontak dengan banyak orang. Para ahli berpendapat bahwa jam sibuk supermarket biasanya pada akhir pekan atau sekitar sore hari antara pukul 16.00-18.00 pada hari kerja. 

3. Pergi belanja sendiri, jangan bawa seluruh anggota keluarga
Tips aman belanja ke supermarket adalah belanja sendiri

Guna mempersingkat aktivitas belanja di supermarket, sebaiknya batasi jumlah orang yang Anda bawa, bahkan akan lebih baik jika Anda pergi belanja seorang diri. Tips belanja aman satu ini dapat membantu mengurangi jumlah orang atau anggota keluarga yang kemungkinan terpapar virus corona. Jangan membawa anak-anak, kecuali mereka cukup besar sehingga dapat membantu Anda dan dapat dipercaya untuk menjauhkan tangan mereka dari wajah selama aktivitas belanja berlangsung. 

4. Bawa cairan pembersih tangan dan cairan disinfektan
Membawa cairan pembersih tangan adalah tips aman belanja lainnya

Tips belanja aman di supermarket lainnya adalah membawa cairan disinfektan rumah tangga dan cairan pembersih tangan (hand sanitizer) dalam botol kecil. Cairan disinfektan rumah tangga dapat digunakan untuk membersihkan permukaan benda yang sering disentuh banyak orang, seperti keranjang atau troli belanja dan pintu supermarket. Cairan pembersih tangan yang mengandung alkohol 70% dapat digunakan sebagai metode cuci tangan darurat saat berada di tempat umum. Meski demikian, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir tetap merupakan solusi terbaik untuk membunuh virus, bakteri, dan kuman yang menempel di permukaan kulit. 

5. Bersihkan barang belanjaan

Meski terdengar berlebihan, merupakan hal yang bijak untuk membersihkan barang-barang belanjaan dengan cairan disinfektan di saat seperti ini. Tips aman belanja ini tentu saja bertujuan membunuh virus, bakteri, dan kuman yang mungkin menempel pada barang-barang belanjaan. Sebuah hasil penelitian menunjukkan bahwa SARS-CoV-2 dapat menyebabkan virus Covid-19 mampu bertahan di permukaan tembaga selama 4 jam, maksimal 24 jam pada permukaan kardus kemasan, serta 2-3 hari pada permukaan plastik dan stainless steel

6. Terapkan physical distancing

Selama melakukan aktivitas belanja di supermarket, selalu terapkan physical distancing dengan menjaga jarak dengan orang lain, baik dengan pelanggan atau petugas supermarket, sejauh 1-2 meter. Physical distancing adalah salah satu upaya untuk mengurangi risiko infeksi penyakit menular dengan cara tidak berdekatan dengan orang sakit. Cara ini juga dapat dilakukan dengan membatasi kontak orang yang sehat dengan orang sakit. 

7. Gunakan metode pembayaran nontunai (cashless)

Untuk mencegah risiko penyebaran infeksi virus penyakit, Anda bisa menggunakan metode pembayaran nontunai, seperti kartu kredit atau debit, saat berada di kasir supermarket atau minimarket.  Penggunaan kartu kredit atau debit cenderung lebih tidak berisiko dibandingkan uang tunai. Ini karena alat pembayaran tersebut dapat dibersihkan setiap saat menggunakan cairan pembersih yang bisa membunuh bakteri, kuman, dan virus.  Namun, jika Anda terpaksa harus membayar menggunakan uang tunai, pastikan untuk segera mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir sebisa mungkin setelah melakukan transaksi pembayaran.

8. Segera pulang ke rumah

Demi mencegah infeksi virus penyebab penyakit yang mungkin berasal dari banyak orang di supermarket, ada baiknya bagi Anda untuk tidak berlama-lama belanja. Setelah mendapat bahan yang dibutuhkan untuk persediaan selama beberapa minggu ke depan, segeralah pulang ke rumah.Saat tiba di rumah, pastikan Anda melakukan beberapa hal sebagai protokol kedatangan sampai di rumah setelah bepergian saat wabah virus corona, yakni: 

  • Lepas sepatu di pintu, sebelum masuk ke rumah
  • Semprotkan cairan disinfektan pada barang yang dibawa bepergian
  • Membuang tanda terima yang tidak diperlukan
  • Jangan menyentuh barang apa pun dan jangan langsung beristirahat
  • Segera cuci tangan dengan sabun dan air mengalir
  • Buka pakaian
  • Mandi hingga bersih