Beginilah cara Mengenali Ciri-ciri Piutang

Beginilah cara Mengenali Ciri-ciri Piutang

Beginilah cara Mengenali Ciri-ciri Piutang – Piutang (bahasa Inggris: receivable) adalah salah satu jenis transaksi akuntansi yang mengurusi penagihan konsumen yang berhutang pada seseorang, suatu perusahaan, atau suatu organisasi untuk barang dan layanan yang telah diberikan pada konsumen tersebut. Piutang adalah uang yang dipinjamkan dan dapat ditagih dari seseorang.

Pada sebagian besar entitas bisnis, hal ini biasanya dilakukan dengan membuat tagihan dan mengirimkan tagihan tersebut kepada konsumen yang akan dibayar dalam suatu tenggat waktu yang disebut termin kredit atau pembayaran. Piutang juga dapat berupa tagihan uang perusahaan kepada para pelanggan yang diharapkan akan dilunasi dalam waktu paling lama setahun sejak tanggal keluarnya tagihan.

Dalam konteks berbisnis dan di perusahaan, Dilansir dari IDN Poker777 piutang merupakan sebuah aset atau harta milik perusahaan, tetapi sedang dipinjam oleh pihak yang disebut sebagai debitur. Dilansir dari Lifepal, ada tiga ciri-ciri piutang, apa saja?

1. Nilai jatuh tempo

Cara Menghitung Nilai Jatuh Tempo: 6 Langkah (dengan Gambar)

nilai jatuh tempo adalah nilai yang dijanjikan akan dibayar pada saat obligasi jatuh tempo. Nilai maturiti ini mewakili nilai nominal atau nilai par (par value) atau nilai tampang (face value). par (par value) atau nilai tampang (face value).

Nilai jatuh tempo adalah penjumlahan dari nilai transaksi utama ditambah dengan bunga yang dibebankan untuk dibayarkan pada saat tanggal jatuh tempo.

Misalnya, kamu membeli sebuah barang dengan sistem kredit. Maka, kamu harus membayarkan sesuai harga barang yang dibeli tersebut, ditambah bunga yang sudah ditetapkan.

2. Tanggal jatuh tempo
Tanggal Jatuh tempo pembayaran iuran bpjs kesehatan yang perlu anda tahu -  Pasien BPJS

Tanggal jatuh tempo (due date) adalah hari pembayaran harus dilakukan kepada peminjam atau kreditur. Setelah tanggal tersebut, denda keterlambatan bisa dikenakan dan pembayaran dicatat sebagai lewat jatuh tempo atau menunggak.

Kamu bisa tahu tanggal jatuh tempo dari lamanya umur pinjaman ini. Biasanya, pengukuran umur pinjaman ini terbagi menjadi dua aturan pelunasan, yaitu harian dan bulanan.

Kalau berumur bulanan, maka tanggal jatuh tempo disamakan dengan tanggal transaksi, namun di bulan yang berbeda. Misalnya ada transaksi pada 19 Juli, maka jatuh temponya adalah tanggal yang sama di bulan berikutnya, yakni 19 Agustus.

Sedangkan jika pinjaman ini berumur harian, kamu wajib menentukan tanggal jatuh tempo secara harian dengan cermat.

Misalnya, transaksi terjadi pada 19 Juli, jika jatuh tempo terjadi dalam 30 hari, maka kamu sudah harus melunasi pembayaran sebelum rentang waktu tersebut berakhir.

3. Bunga yang berlaku
Yuk Kenali 3 Ciri-ciri Piutang Ini, Jangan Sampai Salah Hitung!

Bunga pada piutang terjadi akibat kamu memutuskan melakukan sistem kredit. Dalam hal ini, bunga dianggap sebagai kompensasi karena meminta waktu dalam melunasi pembayaran dan sekaligus dinilai sebagai keuntungan atas kesabaran penjual dalam menunggu pelunasan.

Mengenai besaran suku bunga yang dikenakan akan bergantung kepada kebijakan setiap penjual.