Beberapa Kesalahan Dana Pensiun yang Membuatmu Jadi Bangkrut

Beberapa Kesalahan Dana Pensiun yang Membuatmu Jadi Bangkrut

Beberapa Kesalahan Dana Pensiun yang Membuatmu Jadi Bangkrut – Dana pensiun  adalah badan hukum yang mengelola dan menjalankan program yang menjanjikan  manfaat pensiun yang dikenal juga sebagai program pensiun. Sebagian besar orang belum begitu menaruh perhatian terhadap persiapan dana pensiun, karena mengira masih banyak waktu untuk mempersiapkannya.

Dana ini adalah sarana untuk menghimpun uang guna meningkatkan kesejahteraan di masa tua saat tidak aktif bekerja. Padahal, semakin dini kamu mempersiapkan dana pensiun, maka masa tuamu akan semakin terjamin.

Selain bisa menikmati masa tua dengan nyaman tanpa harus memikirkan bagaimana mencari penghasilan, kamu pun jadi gak bergantung pada orang lain, misalnya anak atau cucu. Masa tuamu jadi mandiri! Nah, berikut ini akan dibahas mengenai beberapa kesalahan dana pensiun yang membuatmu jadi bangkrut ketika menginjak usia senja. Tentu gak mau, kan? Makanya, simak yuk!

1. Merasa gak memiliki uang untuk menabung dana pensiun
5 Jenis Kesalahan Dana Pensiun yang Membuatmu Bangkrut di Masa Tua

Salah satu hal yang sering jadi alasan seseorang untuk sulit menabung, termasuk menabung dana pensiun, adalah gak ada uangnya. Padahal, permasalahan sebenarnya terletak pada niat atau kemauan.

Kalau kamu sudah merasa dana pensiun itu penting, pasti akan ada jalan keluarnya. Misalnya, dengan menghemat makan siang. Yang biasanya jajan di luar, sekarang jadi bawa bekal dari rumah. Jika sehari saja, kamu bisa menghemat 15 ribu rupiah, selama 20 hari, kamu sudah bisa mengantongi 300 ribu rupiah, kan?

2. Merasa masih banyak waktu
5 Jenis Kesalahan Dana Pensiun yang Membuatmu Bangkrut di Masa Tua

Alasan ini yang umum menyebabkan banyak orang menunda-nunda menabung dana pensiun. Merasa sekarang masih muda, dan usia pensiun masih lama, jadi gak merasa mendesak.

Tak terasa, waktu terus bergulir. Dan ketika usia sudah mendekati pensiun baru sadar, kalau selama ini belum mempersiapkan dana untuk hari tua. Akibatnya, uang yang terkumpul hanya sedikit, dan gak bisa menopang kebutuhan ketika masa pensiun tiba.

Pilihannya, cari kerja lagi (itu pun kalau ada), atau mengandalkan pemberian uang dari anak. Yakin, mau menjalani hari tua seperti itu?

3. Ingin menikmati masa muda dulu
5 Jenis Kesalahan Dana Pensiun yang Membuatmu Bangkrut di Masa Tua

Wajar, kok, ketika masih muda, kamu ingin bersenang-senang. Namun, jangan sampai mengorbankan masa depan, dengan gak memikirkan sama sekali besar pemasukan dan pengeluaran.

Jika penghasilan di masa muda selalu habis untuk leha-leha, nanti di masa depan baru terasa dampaknya. Ketika yang lain sudah punya rumah serta berbagai aset, kamu masih mengandalkan gaji bulanan.

Saat yang lain mampu menikmati masa pensiun dengan santai dan gembira sambil bercengkerama dengan anak cucu, kamu masih berkutat untuk cari penghasilan demi kebutuhan sehari-hari.

4. Berpikir setelah pensiun akan tetap bekerja
5 Jenis Kesalahan Dana Pensiun yang Membuatmu Bangkrut di Masa Tua

Optimis boleh, tapi tetap harus realistis dan mempertimbangkan semua hal dengan matang. Gak ada yang melarang untuk tetap bekerja setelah masa pensiun. Hanya saja, kamu mesti sadar diri, bahwa di usia senja, tenaga sudah beda. Kamu gak bisa lagi seperti masih muda.

Lagipula, itu pun kalau memang ada perusahaan yang masih mempekerjakanmu. Kalau enggak? Jadi, berharap harus yang terbaik. Namun, jangan lupa mempersiapkan apabila terjadi hal yang terburuk.

5. Mengandalkan pesangon dari perusahaan
5 Jenis Kesalahan Dana Pensiun yang Membuatmu Bangkrut di Masa Tua

Perusahaan memang menyediakan pesangon dengan jumlah yang cukup besar ketika kamu pensiun nanti. Namun, jangan dilupakan, sebesar apa pun jumlah uangnya, kalau cuma dihabiskan, tanpa ada pemasukan, akan ludes juga.

Ini yang kadang disesali oleh karyawan yang sudah menginjak usia senja. Saat diberi pesangon, baru kepikiran membuka bisnis dari dana pensiun tersebut. Karena belum ada pengalaman, banyak yang kemudian berakhir gulung tikar. Dana pensiun habis, sementara pekerjaan sudah gak punya. Ruwet, kan