Beberapa Hal yang Membantu Produk Fashion di Jawa Barat Laku

Beberapa Hal yang Membantu Produk Fashion di Jawa Barat Laku

Beberapa Hal yang Membantu Produk Fashion di Jawa Barat Laku – Produk fashion adalah sebuah produk yang mempunyai ciri-ciri khusus yang tepat dan mewakili style yang sedang tren dalam suatu kurun waktu tertentu.  Fashion merupakan tanda dari dari suatu periode waktu, seringkali fashion  menggambarkan kebudayaan, perasaan, pemikiran, dan gaya hidup orang –orang dalam satu kurun waktu.

Masih ingat pepatah “tak ada yang tak mungkin”? Mungkin itu pepatah yang pas untuk para pebisnis fashion dari Jawa Barat. Sebab, di masa pandemik seperti ini mereka masih bisa menjalankan bisnisnya dengan sangat apik.

Dilihat dari data internal Tokopedia, Jawa Barat menjadi salah satu daerah yang mengalami peningkatan pesat dari sisi jumlah penjual dan peningkatan transaksi hampir dua kali lipat! Keren banget lah pokoknya.

1. Inovasi untuk menyesuaikan kebutuhan pasar
Meski Pandemik, 4 Hal Ini Bantu Produk Fashion di Jabar Laku Keras

Ini adalah salah satu alasan utama yang menjadi produk fashion di Jawa Barat laku keras meski saat pandemik. Inovasi memang adalah kunci. Tak sembarang inovasi agar terlihat berbeda, tetapi juga menjawab atau menyediakan yang sesuai dengan kebutuhan serta tren pasar saat ini.

Misalkan saja para pengusaha fashion melihat bahwa saat ini banyak tren work from home, akhir perlu berinovasi membuat jenis dan desain pakaian yang gak hanya nyaman tetapi juga stylish untuk dipakai di rumah saja. Lalu juga membuat masker yang comfy dan aman dengan desain yang menarik untuk dipakai. Mantap banget sih!

2. Optimalkan pemanfaatan platform digital
Meski Pandemik, 4 Hal Ini Bantu Produk Fashion di Jabar Laku Keras

Berkurangnya pertemuan dan mobilitas manusia membuat semua orang melihat layar gadget lebih banyak. Mulai dari mencari hiburan hingga berbelanja. Inilah momen yang dimanfaatkan untuk mengoptimalkan penggunaan platform digital. Mulai dari sosial media hingga marketplace.

Misalkan saja Nayara UMKM fashion wanita yang berawal berjualan secara offline, mulai dari ritel hingga pameran tentu membuat penjualan terjun bebas. Oleh karena itu, Nayara mengoptimalkan keberadaannya di platform digital seperti  marketplace di Tokopedia. Nah, hal itulah yang menjadi harapan Nayara untuk menaikkan omzet kembali. Akhirnya membuahkan hasil. Hingga kini, Nayara berhasil menjual ratusan produk setiap bulan.

3. Memiliki strategi marketing yang ciamik
Meski Pandemik, 4 Hal Ini Bantu Produk Fashion di Jabar Laku Keras

Tak ketinggalan, para UMKM fashion di Jawa Barat juga membuat strategi marketing yang sangat baik. Tidak hanya dari sisi konten dan komunikasi yang tepat, tetapi juga sangat baik dalam mengatur strategi tentang penawaran menarik, harga, dan spesial promo.

Misalkan saja seperti strategi bundling produk yang membuat para pelanggan merasa diuntungkan jika membeli produk dengan jumlah yang cukup banyak. Lalu juga dengan mengikuti dan memanfaatkan berbagai fitur di marketplace seperti Tokopedia seperti bebas ongkir, cashbackflash sale, dan lain-lain.

4. Ikut dalam berbagai ajang festival
Meski Pandemik, 4 Hal Ini Bantu Produk Fashion di Jabar Laku Keras

Nah hal ini juga gak ketinggalan. Meski tak bisa dilaksanakan secara offline  dengan keseruannya, festival yang digelar secara online juga gak kalah semarak. Misalnya saja yang dilakukan oleh Tokopedia seperti Bangga Buatan Indonesia.

Namun ada lho yang paling terbaru yakni Tokopedia bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat lewat Dewan Kerajinan Nasional Daerah Provinsi Jabar (Dekranasda Jabar) meluncurkan Festival Fashion Lokal Jawa Barat.

“Festival ini adalah turunan dari inisiatif Hyperlocal Tokopedia yang bertujuan mendekatkan pembeli dengan penjual terdekat demi mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Kami berharap produk lokal semakin menjadi pilihan utama masyarakat dan UMKM – termasuk yang bergerak di industri fashion – bisa meraja di negeri sendiri,” ungkap Senior Lead Fashion Tokopedia, Aldhy Darmayo.

Ketua Dekranasda Jawa Barat, Atalia Praratya, mengatakan, “Kami sangat mengapresiasi Tokopedia yang telah memberikan panggung bagi para pelaku UMKM fashion di Jabar lewat Festival Fashion Lokal. Lewat festival ini, produk fesyen buatan UMKM Jabar bisa dengan mudah dijangkau oleh seluruh masyarakat Indonesia di mana pun berada.”

Festival Fashion Lokal Jawa Barat diikuti oleh banyak UMKM Jabar, termasuk Nayara, Ame Raincoat dan Gonegani. Hingga 28 Oktober 2021, masyarakat bisa mendapat produk fashion terkurasi buatan UMKM Jabar dengan beragam penawaran, seperti bebas ongkir, cashbackflash sale dan lain-lain.

Kriteria pemilihan fashion dapat dipilih melalui pemilihan warna, tekstur dan style. Dalam warna terdapat sifat warna, yaitu kesamaan yang ditimbulkan oleh warna tersebut. Sifat warna meliputi: warm colour, cool colours dan neutrals.

Style atau gaya adalah karakter atau ciri-ciri khusu yang membedakan satu produk fashion dengan produk yang lainnya dan mempengaruhi opini konsumen tentang suatu gaya yang sedang populer. Selain itu kriteria dan elemen pemilihan produk fashion adalah pemilihan praktis produk fashion, pengepasan dan kamar pas, kepantasan (apropriateness), merek (branded), ketahanan dan perawatan bahan atau kain dan kerapihan